Story Chat Seru

Breaking News

6/random/ticker-posts

Story Chat Seru

 




Semakin berkembangnya zaman dan media komunikasi, generasi milenial menciptakan sebuah format baru dalam penyampaian cerita fiksi, yaitu story chat.

Walau story chat belum terlalu terkenal di Indonesia dan jarang ada yang mencetaknya, format baru ini dapat melatih penulis untuk terbiasa menciptakan dialog yang menarik dan luar biasa pada format naskah fiksi secara umumnya.


Ketentuan:

1. Pilih salah satu genre: Romantis atau Misteri.

2. Tema adalah Sebuah Pertanyaan Tanpa Jawaban.

3. Balon chat maksimal terdiri dari 30 balon.

4. Hanya ada DUA tokoh. TIDAK ADA narasi, karena ini story chat. 

5. Boleh diberikan keterangan waktu kapan chat tersebut dikirim.

6. Tampilkan dialog paling memukau/mencekam yang bisa kalian ciptakan. 

7. Menggunakan format chat tetap perhatikan typo, kerapihan, PUEBI, dan ketikan jangan disingkat.



Contoh format:

Basement
AP/Misteri

(01:15) FIONA:
Steve ... gue nggak bisa liat apa-apa, gelap banget! Buruan bales chat gue!

(01:15) STEVE:
Jangan panik! Posisi di mana sekarang?

(01:17) FIONA:
Gue di basement.

(01:18) STEVE:
Gila lo tengah malem ke basement. Ortu lo ke mana?

(01:18) FIONA:
Gue denger suara aneh dari basement, makanya gue turun. Ortu di luar kota, gue sendirian di rumah.

(01:19) STEVE:
Lo diem di tempat, gue ke sana.

(01:19) FIONA:
Plis buruan, gue takut. Suara anehnya makin kenceng!

(01:30) FIONA:
Steve, lo di mana? Lama amat!

(01:35) FIONA:
Lo nggak papa kan???

(01:42) FIONA:
Sialan! Suaranya makin deketin gue. Steve buruannn...!

(01:44) FIONA:
Eh tapi kan pintu rumah gue kunci, gimana cara lo masuk nanti???

(01:50) FIONA:
Steve, kenapa ... barusan gue telpon lo ada suara hape lo di sini?

(01:58) FIONA:
Sekarang gue denger ada suara kaki di belakang. Gue nggak beranibahqhshavakqozyainqn.

(02:00) STEVE:
Happy death day, Fio.


.
.

Mudah, bukan? Silakan mulai membuat story chat yang seru di kolom komentar. Good luck!



Pemateri: AP

Posting Komentar

6 Komentar

  1. Loteng
    Eka/Misteri

    (22.00) ANDARA:
    Fik, tolong ambilkan ponsel Mamah. Ketinggalan di loteng.

    (22.03) FIKA:
    Malam-malam begini, Ma?

    (22.03) ANDARA:
    Cepat, Fika. Mamah lagi butuh banget.

    (22.05) FIKA:
    I-iya deh Fika ambilin. Bentar, ya.

    (22.10) FIKA:
    Ma, Fika udah di loteng. Mamah taruh ponselnya di mana?

    (22.10) ANDARA:
    Coba cari saja. Cepat, Fika.

    (22.13) FIKA:
    Fika sudah coba cari tapi tetap nggak ketemu, Ma. Di mana sih?

    (22.14) FIKA:
    Ma? Ponsel Mamah jatuh di mana?

    (22.17) FIKA:
    Loh, aku baru sadar. Daritadi Mamah chat aku pakai ponsel siapa? Mamah ngerjain aku?

    (22.18) FIKA:
    Ponsel mana yang Mamah maksud? Bales, Ma!

    (22.19) FIKA:
    Ada suara besi di seret mendekat ke arah aku, Ma. Aku balik ke kamar lagi aja, ya?

    (22.20) FIKA:
    Ma, aku takut. Maudisjdysisj.

    (22.22) ANDARA:
    Gadis bodoh. Ibumu sudah meninggal beberapa hari yang lalu, dan dengan bodohnya kamu percaya dengan SMS singkat yang ku kirim.

    (22.23) ANDARA:
    Selamat tinggal.

    BalasHapus
  2. Library
    Vicke/Misteri

    (16.00) Elsa:
    Ricky, lo lagi di mana?

    (16.02) Ricky:
    Gue lagi di taman kampus, nih. Kenapa emangnya?

    (16.02) Elsa:
    Tiba-tiba gue merinding. Nggak tahu kenapa suasana perpustakaan ini jadi aneh.

    (16.04) Ricky:
    Mungkin itu perasaan lo aja kali, Sa.

    (16.06) Elsa:
    Ih enggak. Perpustakaan lagi nggak ada siapa-siapa. Gue di sini cuma lagi baca novel dan rasanya kayak ada sesuatu yang nggak enak.

    (16.08) Ricky:
    Lo udah dengar kabar soal kampus kita, belum?

    (16.08) Elsa:
    Nggak dengar. Emang ada kabar apaan, ngab?

    (16.10) Ricky:
    Gue dengar nih ya, katanya di perpustakaan kampus itu ada penunggunya.

    (16.10) Elsa:
    Hah? Siapa penunggunya?

    (16.11) Ricky:
    Anak-anak bilang kalau penunggunya itu cewek yang mati bunuh diri di toilet beberapa tahun lalu.

    (16.11) Elsa:
    Jangan ngadi-ngadi ya lo!

    (16.13) Ricky:
    Gue nggak ngadi-ngadi, sis.

    (16.14) Elsa:
    Rickyyy... suara nangisnya itu cewek tambah jelas, dong. Lo bisa ke sini sekarang, nggak? Gue takut, huhuhu.

    (16.14) Ricky:
    Wkwkwkwk iya deh gue ke sana sekarang. Lo jangan ke mana-mana.

    (16.14) Elsa:
    Oke siap, gue tunggu ya.





    BalasHapus
  3. Rangga!!!
    EL/Misteri

    (18.15) Nasya:
    Ga! Jangan gini, dong!

    (18.15) Nasya:
    Kenapa, sih?

    (18.21) Nasya:
    RANGGA!

    (18.22) Rangga:
    Apa?

    (18.22) Nasya:
    Jangan gini, dong! Bales chat gue dulu. Jelasin ke gue, kenapa lo tiba-tiba diemin gue, Ngga?

    (18.23) Nasya:
    Rangga!!!

    (18.30) Rangga:
    Apa, Nasya?

    (18.31) Nasya:
    Jelasin! Cepetan! Kenapa tiba-tiba lo diemin gue? Tadi siang masih baik-baik aja! Kenapa? Gue gak suka diginiin!

    (18.34) Rangga:
    Maaf, Nas. Gue gak tau caranya lindungin lo lagi.

    (18.34) Nasya:
    Hah? Lo ngomong apa, sih? Gak jelas.

    (18.35) Rangga:
    Maaf, Nas. Berkali-kali maaf dari gue buat lo.

    (18.36) Nasya:
    Kenapa? Lo gak salah! Cerita ke gue, lo kenapa?

    (19.39) Rangga:
    Mungkin ini satu-satunya cara biar lo baik-baik aja.

    (19.39) Rangga:
    Gue cuma mau mastiin, Nas.

    (19.39) Rangga:
    Mastiin kalau orang yang gue sayang bisa bahagia.

    (19.39) Nasya:
    APA-APAAN, SIH! JANGAN NGOMONG YANG ENGGAK-ENGGAK, DEH! GUE BAHAGIA SAMA LO, RANGGA!

    (19.40) Nasya:
    Cuma sama lo!

    (19.41) Rangga:
    Gue tau. Gue juga bahagia sama lo.

    (19.41) Rangga:
    Tapi takdir gak bersahabat lagi sama kita. Lo lupain ini. Lo lupain gue. Gue mohon!

    (19.41) Nasya:
    Rangga ...

    (19.42) Rangga:
    Maafin gue karena udah nyakitin lo. Pesen gue, jangan buka pintu kalau ada yang manggil nama lo. Jangan teriak apalagi jawab panggilan dia. Maaf ...

    (19.42) Nasya:
    Apa, sih? Gue gak ngerti!

    (20.02) Nasya:
    Rangga!!! Jangan tinggalin gue!

    (20.40) Nasya:
    Ngga!!! Ada yang manggil-manggil! Kenceng banget! Gue takut.

    (20.56) Nasya:
    Rangga! Gue takut.

    (21.03) Nasya:
    Rangga ... guebzkdnslnaiab
    BODOH! CEWEK LO BAKALAN BAHAGIA SAMA GUE! Terimakasih, pengecut.

    BalasHapus
  4. Lelaki Berpalu
    Ziki/Misteri

    (20.05) TARI:
    Gino, kamu jadi marathon film horor di rumahku, kan?

    (20.06) GINO:
    Jadi dong, sayang. Ini aku lagi di jalan.

    (20.07) TARI:
    Lho, kamu lagi nyetir?

    (20.08) GINO:
    Iya.

    (20.08)TARI:
    Jangan balas chat sambil nyetir, ah. Bahaya.

    (20.10) GINO:
    Tenang, sayang. Aku hati-hati, kok.

    (20.11) TARI:
    Ya sudah, jangan balas chat aku dulu.

    (20.45) TARI:
    Kamu di mana? Kok belum sampai?

    (20.47) GINO:
    Kamu lagi buat popcorn ya, sayang?

    (20.48) TARI:
    I-iya. Tunggu, kamu tahu dari mana? Kamu di mana, sih? Harusnya kamu sudah sampai.

    (20.49) TARI:
    Gino?

    (20.50) TARI:
    Gino, sayang?

    (20.52) TARI:
    Gino, ihh. Balas, dong. Jangan bikin aku takut.

    (20.55) TARI:
    Ginoooo, kamu di manaasdfghjklqpeokckwjdj.

    (20.57) GINO:
    Hebat sekali, Tari. Kamu benar-benar tidak mengenalku, Giorgino si lelaki berpalu. Aku lah yang selalu kamu takuti.

    (21.00) GINO:
    Terima kasih sudah mau menjadi kekasihku selama dua tahun ini.

    BalasHapus
  5. Tetap Kukirim
    Michael/romantis

    1 Januari 2020
    Zeyk (12.03) : Pokoknya kamu janji ya bakal terus ngabarin aku semua aktifitas kamu.

    Nala (12.03) : Iya aku janji kok, tenang aja.

    Zeyk (12.03) : Oke kalau begitu. sampai ketemu lagi, Nala.

    15 Maret 2020
    Nala (11.43) : Zeyk, Minggu depan aku ada UTS. Doain aku ya biar dapat nilai baik.

    22 Maret 2020
    Nala (10.30) : Akhirnya selesai juga. Ujiannya udah selesai, kuharap nilainya memuaskan ya Zeyk.

    3 Mei 2020
    Nala (14.34) : ih Zeyk, masa katanya UAS dimajuin jadi akhir Mei. Aku takut aku nggak siap.

    21 Mei 2020
    Nala (21.47) : Zeyk aku ngantuk. Tapi aku harus belajar biar nilainya bagus. Kamu jangan lupa doain aku juga ya, aku takut nggak bisa ngerjain nanti.

    3 Juni 2020
    Nala (11.12) : Zeyk, ujiannya lancar. Makasih ya udah bantuin aku. Aku yakin ini semua pasti ada bantuan kamu juga.

    19 Juni 2020
    Nala (5.56) : Hei Zeyk, hari ini aku mulai libur. Aku mampir ke rumah kamu ya, udah lama nggak mampir. Aku kangen sama ibu.

    6 Juli 2020
    Nala (6.48) : Aku dapat kelas baru, Zeyk. Kuharap teman barunya juga baik baik kayak tahun kemarin.

    31 Juli 2020
    Nala (23.09) : Aku cape banget, ngerjain tugasnya kelewat banyak. Kayaknya aku nggak sanggup lagi deh.

    5 Agustus 2020
    Nala (20.20) : Zeyk, aku nyerah. Tugasnya kebanyakan. Kamu bantuin aku dong.

    23 Agustus 2020
    Nala (19.43) : Lagi lagi ujian lagi. Kali ini aku nggak boleh menyerah. Jangan lupa doain aku ya.

    2 Oktober 2020
    Nala (00.00) : HAPPY BIRTHDAY ZEYK, WISH YOU ALL THE BEST.

    15 November 2020
    Nala (6.00) : Kali ini aku siap. Minggu depan sudah mau UAS lagi, semoga hasilnya memuaskan.

    2 Desember 2020
    Nala (10.01) : Akhirnya selesai. Tinggal beberapa bulan lagi dan aku lulus.

    1 Januari 2021
    Nala (00.00) : Happy new years, Zeyk, ini salah satu hari kesukaanmu.

    Nala (00.01) : Zeyk, aku kangen, kali ini aku serius.

    Nala (00.04) : Tapi aku nggak tau harus kayak gimana mengatasi rindu ini.

    Nala (00.10) : astaga Nala kamu nggak boleh nangis, nanti Zeyk nggak seneng, iya kan?

    Nala (00.12) : Zeyk, nanti aku mampir ke tempat kamu ya. Udah setahun rasanya aku nggak ke sana.

    Nala (13.08) : Aku tadi sudah mampir, aku nangis di sana. Aku pikir, mungkin aku nggak akan kuat selama setahun ini. Tapi aku salah.

    Nala (13.08) : Ternyata aku kuat, aku bisa bertahan.

    Nala (13.08) : Dan setelah aku sadari ternyata rasa rinduku seperti terobati saat melihat makam kamu. Lain kali aku akan sering mampir kalau aku mulai rindu.

    Nala (13.09) : Semoga kamu di terima di sisinya.

    BalasHapus
  6. Markas pembunuh
    Fitria/Misteri

    (22:30) AYLA:
    Tar, lo di mana?

    (22:31) TARI:
    Lo udah sampai?

    (22:31) AYLA:
    Iya gue udah sampai sekitar 5 menit yang lalu.

    (22:32) AYLA:
    Buruan ke sini gue takut. Mana penjaga markasnya gak ada lagi.

    (22:33) TARI:
    Iya, tunggu sebentar. Bentar lagi gue keluar.

    (22:34) AYLA:
    Jangan lama-lama.

    (22:36) TARI:
    Mending lo samperin gue deh, Ay. Kayaknya gue masih lama nih.

    (22:37) AYLA:
    Ck. Ya udah tungguin.

    (23:00) AYLA:
    Lo di mana? Gue udah muter-muter dari tadi tapi gak lihat lo.

    (23:01) AYLA:
    Tar, becanda lo gak lucu ya. Gue takut banget ini.

    (23:03) AYLA:
    Tar, gue bilang buruan ke sini gue takut.

    (23:04) TARI:
    Coba balik badan.

    (23:04) TARI:
    Selamat tidur, Ayla.

    BalasHapus

Yuk kita beropini mengenai isi post-nya~