Bagaimana Penulis K-Fanfiction Menerbitkan Buku?

Breaking News

6/random/ticker-posts

Bagaimana Penulis K-Fanfiction Menerbitkan Buku?

 



Hai, kembali lagi bersama saya di artikel ini. Pasti ada di antara kalian yang saat ini sedang menulis fanfiction berbau Korea seperti BTS, EXO, NCT dan lain-lain.  Dari antara kalian pasti ada yang bercita-cita untuk menerbitkan fanfiction kalian. Namun, ada beberapa fakta yang saya alami sendiri dalam menerbitkan buku saya yang berjudul 5 Days in Korea with BTS—notabene adalah sebuah imagine yang di-mix dengan informasi seputar tourism di Korea Selatan—yang merupakan non-fiksi.




Singkatnya, buku saya mencampurkan unsur fiksi dan non-fiksi, bercerita tentang bagaimana seorang ARMY (fandom BTS) yang beruntung karena mengikuti lomba fan letter bisa mendapatkan kesempatan untuk tur privat bersama BTS ke kampung halaman masing-masing.


Nah, dari pengalaman saya tersebut, ada beberapa pengalaman dan juga aturan yang harus dilakukan terkait dengan hak cipta dan lisensi, supaya tidak tersandung kasus yang mampu membawa kita ke meja hijau. Apa saja?



1.   Hak Cipta Nama


Cukup banyak penerbit mayor yang sekarang mengincar fanfiction karena daya tarik dan penjualannya cukup tinggi. Nah dari sini, banyak novel fanfiction yang menerapkan penggantian nama para tokoh idol (mis. Park Jimin BTS diganti menjadi Yoon Jaemin). Tidak jarang, ada penulis yang justru mengganti nama idol karakter utama mereka menjadi nama Korea yang unik hingga bernama lokal Indonesia seperti penulis Asabel Audida (@asabelia) dengan How series, dan Raenissa (@raenissa) dengan seluruh karakter utama BTS dalam Boyfriend series-nya.


Ini disebabkan karena idol asli tidak bekerja sama dengan penulis, dan penulis istilahnya hanya meminjam wajah sebagai visualisasi karakter. Jadi, jangan lupa untuk mengganti nama karakter idol kalian jika hendak mengajukannya ke penerbit!



2.   Foto vs. Ilustrasi Idol


Foto-foto idol memiliki hak cipta, apalagi jika foto-foto tersebut adalah milik platform komunikasi idol seperti Weverse atau Vlive, fansite ataupun milik masternim (istilah untuk fans yang kerap membuat projek dan menggelar pameran dengan hasil karyanya sendiri mis. fancam, fan-taken pictures, illustration).


Untuk menghindari pelanggaran hak cipta dan lisensi, solusi yang tepat adalah menyewa illustrator. Kalian tetap bebas memberikan gambaran adegan untuk mempercantik novel fanfiction tanpa melanggar hak cipta.



3.   Views vs. Kualitas


Terkadang memang benar pepatah jangan menilai buku dari sampulnya. Namun seringkali para penerbit mayor tidak menilik cerita dari penulis Wattpad yang views-nya sedikit karena dengan ini mereka dapat melihat, ternyata cerita jenis tertentu—yang pastinya berbeda dari genre buku yang banyak dijual—yang mereka tulis mungkin tidak akan cukup laku di pasaran. Sekalipun mungkin ceritanya lebih bagus dari yang memiliki jutaan views.


Menurut saya ini disebabkan karena dua hal: penerbit yang hanya ingin mendapatkan keuntungan moneter dari menaungi naskah cerita Wattpad yang terkenal, literasi dan pengetahuan tentang banyak hal orang Indonesia masih terbilang relatif rendah dari negara lain. Ini mempengaruhi selera pasar sehingga menciptakan produksi novel dengan tema klise.


Sekarang ini cukup sulit menemukan penerbit yang benar-benar menilik kualitas ceritanya, bukan dari segi banyaknya views. Jika terus begini, para penulis baru yang kreatif tidak memiliki panggung untuk menunjukkan kebolehannya, kemudian perlahan tersingkir.


Dengan poin ketiga yang saya tulis terkhusus untuk penulis yang masih kecil, jangan berkecil hati. Saya hanya ingin kalian terus semangat dalam menulis, karena menerbitkan buku itu ada banyak standar dari penerbit yang berbeda-beda, dan juga selera pembaca yang tidak selalu sama. Terus kejar penerbit yang sistem penerbitannya sesuai dengan kamu. Terakhir, menerbitkan buku itu didukung dengan takdir dan nasib—harus banyak berdoa supaya kalian diberi jalan terbaik untuk berkarya di bidan kepenulisan.


Sekian, tetap semangat!


 

Penulis: Ji, instruktor bahasa Korea lulusan Keimyung University, penulis non-fiksi, author “5 Days in Korea with BTS” (Elex Media Komputindo)
Sosial media:
Instagram: @elizbths_
Wattpad: @augustvevo

Posting Komentar

0 Komentar